Menanam Angrek Dari Botol

AAORCHID — Ada berbagai macam cara memperbanyak  tanaman anggrek  antara lain melalui perbanyakan dari biji (generatif), perbanyakan anggrek dari vegetatif (keki ,pemisahan rumpun) dan dengan kultur jaringan. Perbanyakan dari biji biasanya diawali dengan penyerbukan bunga anggrek jantan dan betina dari pohon yang sama atau berbeda. Selanjutnya biji-biji anggrek tersebut disemai dan tumbuh menjadi bibit anggrek. Penyemaian anggrek secara komersial biasanya dilakukan melalui proses laboratorium yang rumit dan waktu lama yang hasilnya adalah bibit anggrek dalam botol. Nah kali ini kita akan fokus bagaimana menanam anggrek dari botol ini.

Apa saja yang diperlukan untuk menanam bunga anggrek dari botol ?

Berikut adalah cara-cara menanam anggrek dari mulai botol :

1. Memilih Bibit Anggrek Dalam Botol

Pertama kali sebelum menanam anggrek dari botol yang kita lakukan adalah memilih bibit anggrek dari botol ini. Bibit anggrek botol banyak dijual di nursery atau toko online. Pilihlah bibit anggrek di dalam botol yang ukurannya seragam.Bibit anggrek dalam botol yang ukurannya seragam meanandakan pertumbuhan seimbang dan baik. Ada juga yang bibit tidak seimbang, biasanya yang sudah terlanjur besar akan cepat sekali sedangkan yang kecil akan kalah.

Selain bibit anggrek yang seimbang , pilihlah yang akarnya kelihatan bagus. Jika harus memilih daunnya bagus atau akarnya bagus pilih yang pertumbuhan akar bagus.

2.Mengeluarkan Bibit anggrek dari Botol

Pertama kali tutup botol dibuka, masukkan air secara perlahan-lahan sampai hampir penuh atau tiga perempat botol. Tutup kembali botol dengan tutupnya atau dengan tangan, selanjutnya botol digoyang-goyang sampai media terlepas dari akar-akarnya. Keluarkan media yang sudah terlepas dengan mengeluarkan airnya, isi kembali dan gunjang-guncang lagi. Kalau media sudah terlepas dari akar tarik keluar bibit anggrek perlahan-lahan dengan menggunakan kawat yang dibengkokkan. Saat mengeluarkan harus hati-hati jangan sampai akar atau daun patah. Keluarkan bagian akar lebih dulu untuk menghindari kerusakan.

Setelah bibit dikeluarakan dari botol masukkan ke dalam baskom yang telah diisi air bersih. Selanjutnya bibit anggrek dicuci bersih, jangan sampai media masih menempel. Akar-akar bibit anggrek mati dibersihkan jangan sampai tertinggal.Setelah bersih bisa direndam dalam larutan fungisida beberapa menit.

3. Bibit Anggrek Botol Diangin-anginkan

Setelah bibit anggrek dicuci bersih selanjutnya diangin-anginkan terlebih dahulu. Bibit anggrek botol bisa ditaruh pada keranjang yang dilapisi kain koran dan diletakkan di tempat teduh. Pada proses ini asal kelembaban terjaga tanaman anggrek bisa dibiarkan beberapa hari atau bisa langsung ditanam pada media kompot (community pot). Tujuan membiarkan beberapa hari di dalam keranjang ini adalah memastikan benar-benar tidak ada sisa media pada akar agar tidak busuk dan menyebabkan penyakit.

4. Menanam Bibit Pada Kompot (Community Pot)

Kompot atau Community pot adalah pot yang dipakai untuk menanam bibit anggrek dari botol dalam jumlah banyak. Satu pot kecil dipakai banyak benih anggrek dalam jarak yang dekat. Media yang dipakai adalh mos, akar pakis, kadaka, sabut kelapa dan lain-lain. Menyesuaikan dengan yang ada, biasanya banyak dipakai mos. Hal ini dilakukan untuk menjaga benih anggrek selalu dalam keadaan lembab. Fase ini biasa disebut juga fase aklimatisasi, karena sebelumnya anggrek ditanam pada botol yang terjaga suhu, kelembaban,sinar dari lingkungan luar, sedangkan pada kompot ini bibit anggrek mulai mengenal dunia luar sehingga perlu penyesuaian. Selama masa ini anggrek tidak perlu dipupuk, ditempatkan di tempat teduh, tidak terjena hujan dan selalu dijaga kelembabannya dengan melakukan penyiraman. Namun jangan berlebihan dalam menyiram karena akan membuat bibit anggrek busuk dan mati.

5. Memindahkan anggrek dari Kompot

Jika tanaman anggrek pada kompot sudah mulai besar dan berdesak-desakan sudah saatnya untuk dipindahkan pada single pot. Lama waktu pemindahan ini relatif tergantung pada kecepatan pertumbuhan, bisa satu bulan atau lebih. Pindahkan bibit anggrek pada pot dengan ukuran sesuai ukuran bibit anggrek. Pada fase ini biasa dikenal anggrek dalam ukuran Seddling. Setelah itu lakukan perawatan dengan melakukan penyiraman rutin namun jangan sampai becek, yang penting kelembaban terjaga. Seminggu sekali dilakukan pemupukan dengan pupuk pertumbuhan melalui disemprotkan. Perhatikan juga hama dan penyakit yang mungkin menyerang, jika diperlukan bisa ditambahkan fungisida dan pestisida.

Jika bibit sedling anggrek mulai besar, ditandai dengan jumlah akar sudah semakin banyak sehingga pot tidak muat lagi, maka saatnya seddling anggrek dipindah pada pot yang lebih besar. Ukuran pot biasanya pot anggrk remaja, lakukan perawatan yang kurang lebih sama dengan seddling hingga anggrek dewasa dan siap berbunga. Penggantian pot diperlukan saat akar-akar anggrek makin memenuhi pot.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *